Dialogue101 - Menyelamatkan Generasi Dari Adiksi - 24 Jam Online Chat | Whatsapp +62 822 77 101 101

Secara garis besar Residential Treatment merupakan program pemulihan rawat inap dengan durasi waktu tertentu. Tiap tiap dari model dan jenis program memiliki durasi waktu program masing masing,  kami menyediakan 3 model program Residential Treatment  yang adalah sebagai berikut :

12 STEP PROGRAM REHABILITATION CENTER

Program 12 langkah merupakan salah program tertua dan telah terbukti berhasil hampir di seluruh dunia. Kami akan coba untuk menjelaskan program 12 langkah secara singkat.  Pertanyaan pertama kami adalah “ Apakah yang membuat anda pada akhirnya membuka website kami ? Apakah anda disini karena jauh di hati kecil anda, anda mengetahui bahwa anda memiliki permasalahan terhadap drugs? Jika iya.. , maka tidak ada waktu yang lebih baik lagi selain sekarang, untuk memulai perjalanan pemulihan anda.Yang hanya harus anda lakukan adalah dengan menghubungi kami ”. Jika anda ada disini karena keinginan yang besar untuk membantu teman, anak atau saudara anda, kami juga akan membantu anda. Kami sangat menyadari bahwa anda tidak dapat memaksakan seseorang untuk masuk ke dalam Pusat Rehabilitasi.

Sejarah program 12 langkah di mulai pada awal tahun 1930, dimana alkohol merupakan hal yang ilegal di Amerika Serikat. Akan tetapi hal tersebut tidak membuat orang untuk berhenti meminum alkohol. Dengan berjalannya waktu pada tahun 1933 Amerika memiliki permasalahan alkohol yang sangat kronis, dengan banyaknya pecandu alkohol pada saat itu. Dua orang pecandu alkohol yang telah pulih, Bill Wilson dan Dr. Robert Smith menemukan Alcoholics Anonymous pada tahun 1938. Sebuah pertemuan dukungan bagi para pecandu alkohol untuk dapat menjalani proses pemulihan. Mereka menggunakan metode 12 langkah sebagai program di dalam pertemuan dukungan tersebut.  Pada tahun 1939, Bill Wilson dan Dr. Robert Smith menerbitkan sebuah buku pertama dari Alcoholics Anonymous, yang sering di sebut sampai dengan hari ini dengan nama “ The Big Book “. Setelah terbit, buku tersebut banyak di pakai sebagai pedoman program 12 langkah di dalam pusat-pusat rehabilitasi. 

Menjadi hal yang sangat menarik sampai dengan abad ke 21 hari ini, banyak praktisi dan proffesional yang bekerja di bidang adiksi, menyatakan adiksi sebagai penyakit dimana program 12 langkah sudah menyatakan hal tersebut semenjak tahun 1938. Yang membuatnya menjadi lebiih menarik adalah, program 12 langkah melihat adiksi sebagai penyakit dari sudut pandang diri sendiri dan spiritual. Dalam satu esensi kita dapat menggambarkan adiksi sebagai satu penyakit spiritual, karena tidak terlihat hanya dapat di pulihkan melalui program pemulihan yang melibatkan pola pikir, perilaku, emosional dan spiritual. Berikut di bawah adalah list dari ke 12 langkah tersebut, tanpa kami terjemahkan.

    1. We admitted we were powerless over addiction – that our lives had become unmanageable.
    2. Came to believe that a power greater than ourselves could restore us to sanity.
    3. Made a decision to turn our will and our lives over to the care of God, as we understood Him.
    4. Made a searching and fearless moral inventory of ourselves.
    5. Admitted to God, to ourselves, and to another human being the exact nature of our wrongs.
    6. Were entirely ready to have God remove all these defects of character.
    7. Humbly asked Him to remove our shortcomings.
    8. Made a list of all persons we had harmed, and became willing to make amends to them all.
    9. Made direct amends to such people wherever possible, except when to do so would injure them or others.
    10. Continued to take personal inventory, and when we were wrong, promptly admitted it.
    11. Sought through prayer and meditation to improve our conscious contact with God, as we understood Him, praying only for knowledge of His will for us and the power to carry that out.
    12. Having had a spiritual awakening as the result of these steps, we tried to carry this message to alcoholics, and to practice these principles in all our affairs.

Pusat Rehabilitasi yang menggunakan metode 12 langkah, kebanyakan akan memadukan proffesional-proffesional yang bergerak di bidang adiksi untuk di integrasikan ke dalam program, seperti ; Counseling, life skill Training dan sebagainya. 

THERAPEUTIC COMMUNITY (TC) PROGRAM

Untuk pertama kalinya TC program di Implementasikan oleh James Moreno  ( 1934 ), yang juga disebut sebagai bapak dari Psychodrama.  Dan juga TC di implementasikan oleh Maxwell Jones ( 1952 ) untuk orang – orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Program TC pertama yang dijalankan untuk sebuah Rehabilitasi ketergantungan obat  di implementasikan pertama kali di Amerika bagi para pecandu pengguna jarum suntik, sebagai akibat gagalnya terapi yang selama ini telah diberikan oleh sebuah Rumah sakit.

Pada tahun 1958 Chuck Dederich seorang pecandu alkohol yang telah menjalani pemulihan dengan mengikuti Alcoholic Anonymous Meeting, membuka Synanon sebagai sebuah komunitas bagi para pecandu tanpa menggunakan seorang profesional. Pada tahun 1963 David Deitch salah satu anggota utama dari Synanon, bersama dengan Monsignor O’ Brien dan Dr Casriel membuka DAYTOP. Berbeda dengan Synanon, karena DAYTOP sudah mulai mengintegrasikan kembali komunitasnya ke dalam masyarakat. 

Pada tahun 1967 beberapa orang yang telah menyelesaikan program Dari DAYTOP, membuka Phoenix House yang dibantu oleh beberapa professional didalamnya.  Tetapi pimpinan dari Phoenix House tetap seorang Recovering addict, dan yang menjalankan seluruh system dari Therapeutic Community tetap seorang Recovering addict.  Juga pada tahun 1967 seorang Recovering addict dan seorang professional telah membuka Odyssey House.  Yang didalamnya terdapat perpaduan antara pendekatan Psikiater dan Therapeutic Community.Pada akhir tahun 60 – an TC program telah menyebar sampai ke Eropa, yang pada saat itu telah sampai ke London dan Paris. Dan setelah ini TC model telah menyebar keseluruh penjuru dunia.

Secara garis besar Therapeutic Community Program Merupakan satu kumpulan / komunitas orang dengan masalah yang sama , tinggal ditempat yang sama, memiliki seperangkat peraturan, filosofi , norma dan nilai, serta kultural yang disetujui, dipahami, dan dianut bersama.  Kesemuanya dijalankan demi pemulihan diri masing-masing. TC Program percaya bahwasanya :

    • Setiap individu dapat berubah
    • Group atau komunitas dapat mendorong perubahan ini
    • Setiap individu harus mengambil satu tanggung jawab
    • Filosofi “  Act As If  “, dapat membantu seseorang untuk melakukan perubahan.

5 Pilar dari program Thearputic Community yang menjadi budaya keseharian adalah (1). Family Milieu Concept, (2). Postivie Peer Presure, (3).Theraputic Session, (4).Role Model, (5). Religius Activities.

    1. Secara struktur program Theraputic Community Model akan memberikan 4 pendeketan yang ada di dalamnya :
    2. Behavior management shaping : Bagaimana perilaku  ( reaksi terhadap stimulasi  ) diolah kembali agar sesuai dengan batasan normal masyarakat umum.
    3. Emotional / psychologocal : Mengembangkan stabilitas emosi dan psikologis
    4. Spiritual / Intelektual : Meningkatkan aspek spiritual dan intelektual
    5. Vocational / Survival skill : Mengembangkan kemampuan untuk menjalani hidup di masyarakat luas dari aspek kehidupan sosial.

RELIGIUS MODEL

Pusat Rehabilitasi dengan menggunakan metode pendekatan keagaaman akan lebih banyak menggunakan prinsip dan filosifi dari keagamaan. Terdapat beberapa hal dasar yang menjadi kesamaan komponen program di dalam Religius Model. Seorang individu tersebut akan tetap menjalani program (1). Detoksifikasi, (2).konseling, (3). Support Group, dan hal lainnya akan lebih besar di tekankan kepada (4). Komponen spiritual.

Secara garis besar Pusat Rehabilitasi dengan pendekatan keagaam akan lebih menekankan kepada isu moral. Hal ini akan berproses dengan cara mempelajari Kitab Suci dan Ibadah.

TIME TO TAKE ACTION… !! Mulai lah menghubungi kami dan melakukan INITIAL SCREENING, sehingga kami dapat membantu anda.  Walaupun anda hanya melakukan visit terhadap aplikasi kami, mari kita yakini bahwa program ini dapat bekerja dan membantu anda. Banyak yang sudah menjalani program ini , dan mereka berhasil sampai hari ini. Maka program ini juga akan berhasil untuk anda. “ITS WORKS IF YOU WORK IT“